Sabtu, 17 April 2010

My story

Dulu aku adalah anak yang sehat, sama seperti anak-anak lainnya. Semua berawal saat ayahku batuk, pada awalnya sih batuknya nggak terlalu parah, sama seperti batuk-batuk biasa. Tapi dah berbulan-bulan batuk yang di derita ayah nggak sembuh-sembuh, ini membuat aku takut.. . . . .
Karena semakin lama, penyakit ayah semakin parah, bahkan ayah sampai nggak bisa bicara. setiap malam ku slalu berdoa agar penyakit ayah bisa sembuh. Aku nggak kuat ngelihat ayah tersiksa kayak gitu. Sudah banyak uang di kluari buat ayah, gaji ayah tiap bulan pun harus di potong untuk berobat. Ternyata Tuhan masih sayang keluargaku, ayah pun mulai beransur-ansur sembuh, tapi Aku yang setiap hari menemani ayah pun mulai batuk-batuk
Pada awalnya sih nggak terlalu parah,
tapi suatu saat
aku batuk dan ngeluarin darah, darah terus keluar saat aku buang ludah. Aku sangat takut, pada saat itu aku langsung memeluk ibu, dengan penuh rasa takut.
Ibu coba meyakinkanku.
Kata ibu itu hanya tenggorokanku yang terluka karena batuk.
Tapi dalam hatiku ada rasa takut . Takut kalau ini kanker paru-paru.
Aku takut . . . . . . . ..

Andai kutahu apa yang terjadi padaku. . . .

My story

Dulu aku adalah anak yang sehat, sama seperti anak-anak lainnya. Semua berawal saat ayahku batuk, pada awalnya sih batuknya nggak terlalu parah, sama seperti batuk-batuk biasa. Tapi dah berbulan-bulan batuk yang di derita ayah nggak sembuh-sembuh, ini membuat aku takut.. . . . .
Karena semakin lama, penyakit ayah semakin parah, bahkan ayah sampai nggak bisa bicara. setiap malam ku slalu berdoa agar penyakit ayah bisa sembuh. Aku nggak kuat ngelihat ayah tersiksa kayak gitu. Sudah banyak uang di kluari buat ayah, gaji ayah tiap bulan pun harus di potong untuk berobat. Ternyata Tuhan masih sayang keluargaku, ayah pun mulai beransur-ansur sembuh, tapi Aku yang setiap hari menemani ayah pun mulai batuk-batuk
Pada awalnya sih nggak terlalu parah,
tapi suatu saat
aku batuk dan ngeluarin darah, darah terus keluar saat aku buang ludah. Aku sangat takut, pada saat itu aku langsung memeluk ibu, dengan penuh rasa takut.
Ibu coba meyakinkanku.
Kata ibu itu hanya tenggorokanku yang terluka karena batuk.
Tapi dalam hatiku ada rasa takut . Takut kalau ini kanker paru-paru.
Aku takut . . . . . . . ..

Andai kutahu apa yang terjadi padaku. . . .

Perjalananq

Dulu aku adalah anak yang sehat, sama seperti anak-anak lainnya. Semua berawal saat ayahku batuk, pada awalnya sih batuknya nggak terlalu parah, sama seperti batuk-batuk biasa. Tapi dah berbulan-bulan batuk yang di derita ayah nggak sembuh-sembuh, ini membuat aku takut.. . . . .
Karena semakin lama, penyakit ayah semakin parah, bahkan ayah sampai nggak bisa bicara. setiap malam ku slalu berdoa agar penyakit ayah bisa sembuh. Aku nggak kuat ngelihat ayah tersiksa kayak gitu. Sudah banyak uang di kluari buat ayah, gaji ayah tiap bulan pun harus di potong untuk berobat. Ternyata Tuhan masih sayang keluargaku, ayah pun mulai beransur-ansur sembuh, tapi Aku yang setiap hari menemani ayah pun mulai batuk-batuk
Pada awalnya sih nggak terlalu parah,
tapi suatu saat
aku batuk dan ngeluarin darah, darah terus keluar saat aku buang ludah. Aku sangat takut, pada saat itu aku langsung memeluk ibu, dengan penuh rasa takut.
Ibu coba meyakinkanku.
Kata ibu itu hanya tenggorokanku yang terluka karena batuk.
Tapi dalam hatiku ada rasa takut . Takut kalau ini kanker paru-paru.
Aku takut . . . . . . . ..

Andai kutahu apa yang terjadi padaku. . . .